Antraks adalah suatu penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri bacillus anthracis. Antraks ini umumnya menyerang hewan herbivora seperti sapi, kambing, domba. Spora Antraks dapat menular ke hewan ternak dan manusia, bisa terinfeksi jika mengonsumsi hewan ternak tersebut dan juga dapat langsung masuk ke tubuh manusia lewat luka pada tubuh. Gejala Pada Manusia Antraks Kulit Muncul pada 2-7 Hari setelah melakukan kontak dengan hewan yang sakit antraks maupun spora antraks, gejalanya berupa kelainan kulit biasanya terjadi di bagian tubuh yang terbuka seperti kaki, tangan, leher dan wajah, serta munculnya eschar atau jaringan hitam pada kulit Antraks Saluran Pencernaan Antraks ini bisa menyebabkan kematian dan pada umunya gejala akan muncul 2-5 hari, gejalanya seperti demam, gangguan menelan, mual, diare, muntah, pembekakan pada leher dan dada, sakit perut hebat, muntah dan BAB darah serta perut bengkak. Antraks Pernapasan Antraks pernapasan juga bisa menyebabkan kematian, gejalanya yaitu demam, lemah, batuk kering, sesak nafas, dan denyut jantung cepat. PENCEGAHAN • Untuk mencegah penularan lebuh lanjut dari hewan ternak ke Manusia, dilarang memotong/mengonsumsi hewan ternak yang sakit/mati mendadak • Jika mengalami gejala yang mengarah ke Antraks, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.