Menjaga kesehatan gigi bukan hanya tentang rutin menyikat gigi, tetapi juga menghindari kebiasaan sehari-hari yang dapat merusaknya.
🧊 *Pertama, sering menggigit benda keras seperti es batu dapat memberikan tekanan berlebih pada gigi dan berisiko menyebabkan gigi retak, patah, atau merusak tambalan.
🍬 Kedua, terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Gula yang dikonsumsi akan dimanfaatkan oleh bakteri dalam plak untuk menghasilkan asam yang dapat menyerang email gigi. Semakin sering gigi terpapar gula, semakin besar pula risikonya.
🪥 Ketiga, menyikat gigi terlalu keras bukan berarti gigi menjadi semakin bersih. Tekanan yang berlebihan dapat merusak gigi dan mengiritasi gusi. Karena itu, gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikat dengan gerakan yang lembut.
🌙 Keempat, tidak menyikat gigi sebelum tidur dapat membuat plak dan sisa makanan lebih lama menempel pada gigi sehingga meningkatkan risiko gigi berlubang dan masalah gusi. American Dental Association (ADA) merekomendasikan menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
🔄 Kelima, jarang mengganti sikat gigi dapat membuat sikat menjadi kurang efektif dalam membersihkan gigi, terutama ketika bulunya sudah mulai mekar atau rusak. ADA merekomendasikan mengganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan atau lebih cepat jika bulunya sudah aus.
Yuk, mulai perhatikan kebiasaan kecil sehari-hari untuk menjaga gigi dan gusi tetap sehat. 💙 Selain menjaga kebersihan gigi di rumah, lakukan pemeriksaan gigi secara berkala agar kondisi kesehatan gigi dan mulut dapat terpantau dengan baik.
Sumber: American Dental Association (ADA), MouthHealthy – 6 Habits That Harm Your Teeth, Brushing Your Teeth, dan Diet and Dental Health.