"Pertumbuhan"anak mengacu pada perubahan fisik, bahasa, pikiran, dan emosi yang terjadi pada diri anak sejak lahir hingga dewasa. Sedangkan" Perkembangan" anak bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh menjadi lebih kompleks, seperti kemampuan bayi bertambah dari berguling menjadi duduk, berdiri, dan berjalan. Tumbuh dan kembang anak tidak hanya mencakup perubahan fisik yang terjadi sejak masa bayi hingga remaja, tapi juga perubahan emosi, kepribadian, perilaku, pemikiran, dan bicara. Perkembangan anak sejalan dengan pemahaman dan interaksi mereka terhadap dunia di sekitarnya. Keterampilan seperti tersenyum, merangkak, atau berjalan untuk pertama kalinya disebut sebagai tonggak tumbuh kembang anak atau developmental milestones. Orang tua perlu mencatat dan memahami tonggak ini untuk memastikan perkembangan anak yang optimal.Anak mencapai tonggak tumbuh kembangnya ketika bermain, belajar, berbicara, berbuat sesuatu, hingga bergerak seiring dengan pertambahan usianya. Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan kecepatan masing-masing. Dengan mencatat tonggak tumbuh kembang anak, orang tua bisa memahami perubahan pada anak dan siap mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di kemudian hari terkait dengan perkembangan buah hati. Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Di antaranya genetik, jenis kelamin, nutrisi, aktivitas fisik, masalah kesehatan, lingkungan, dan hormon. Perkembangan anak laki-laki dan perempuan pun secara umum berbeda. Untuk memahami proses tumbuh kembang anak yang optimal, orang tua bisa meminta bantuan dokter anak. Dokter dapat memberikan panduan mengenai tahap tumbuh kembang anak sekaligus menyampaikan apa yang perlu dilakukan orang tua demi memastikan kelancaran proses itu. Perkembangan keterampilan anak terjadi sangat cepat pada setahun pertama usianya. Orang tua mungkin sulit melacak proses tumbuh kembangnya pada periode ini. Seiring dengan bertambahnya usia, tonggak tumbuh kembang mereka makin mudah dilacak. Berikut ini gambaran tahap tumbuh kembang anak dari bayi berusia 0 bulan hingga anak berumur 3 tahun.